Jepang yang Seettt… Seettt… Sett…

Bagaimana? Aku tahu, kamu pasti penasaran mendengar ceritaku selama di Jepang setelah ketagihan dengan kisahku jalan-jalan mengikuti workshop di Belanda (hehe ge-er). Aku hendak berterimakasih terlebih dulu kepada SMERU yang telah memberangkatkanku ke negeri sakura, meski lagi-lagi sendirian. Keperluan kali ini adalah mengikuti agenda Human Development and Capability Association (HDCA) sepanjang 31 Agustus – 3 Oktober 2016. Tapi, seperti biasa sebelum bercerita perkara-perkara yang serius, aku akan mulai dengan pengalaman unik selama keberangkatanku. Mari kita mulai..

Lanjutkan Membaca "Jepang yang Seettt… Seettt… Sett…"
Am I Sterdam (Part 2): UU Desa dan Dinamika-Dinamika Itu

Sebagaimana janjiku sebelumnya, kali ini aku akan melanjutkan kisahku jalan-jalan mengikuti workshop bertema UU Desa di Belanda. Bagi yang baru mampir, ada baiknya membaca tulisanku “Am I Sterdam?” (Part 1) terlebih dahulu. ●●● Pada hari yang sama, aku memulai perjalanan dari Amsterdam menuju Leiden menggunakan kereta sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Ini memakan waktu kurang…Lanjutkan Membaca “Am I Sterdam (Part 2): UU Desa dan Dinamika-Dinamika Itu”

Am I sterdam?

Kalau kamu penasaran, aku bersedia menceritakan pengalamanku selama sepekan di The Netherlands. Kau tahu, ini adalah kali pertamaku menginjakkan kaki ke negeri itu sendirian. Ya, sendirian, tanpa pasangan, no backup. Tidak seperti empat tahun lalu saat DAAD menerbangkanku ke Jerman, kali ini agendanya lebih serius, yaitu jalan-jalan untuk sebuah workshop yang diselenggarakan oleh KITLV terkait…Lanjutkan Membaca “Am I sterdam?”

Koln Urban Farming: Apresiasi Kemandirian Pangan

Terbatasnya akses lahan di perkotaan ternyata tak hanya dirasakan oleh negara-negara berkembang. Layaknya Indonesia, Jerman sebagai negara yang lebih maju ternyata juga memiliki tantangan besar untuk melakukan efisiensi lahan di area urban. Secara demografi, meski sebagian besar strukturnya mengalami penurunan pada angka penduduk, kebutuhan lahan di Jerman nyatanya tetap mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan oleh…Lanjutkan Membaca “Koln Urban Farming: Apresiasi Kemandirian Pangan”